Harga Emas Antam Anjlok Rp50 Ribu, Saatnya Borong Sebelum Naik Lagi!

CERITAJAMBI.COM – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan tajam pada perdagangan hari ini. Nilainya turun hingga Rp50 ribu per gram, memicu perhatian pelaku pasar.

Harga emas Antam yang dipantau di laman Logam Mulia dari Jakarta, Senin pukul 09.28 WIB, anjlok Rp50.000 dari semula Rp2.893.000 per gram menjadi Rp2.843.000 per gram

Begitu pula untuk harga beli kembali (buyback) emas Antam kini turut anjlok ke angka Rp2.560.000 per gram.

Koreksi harga emas ini dipengaruhi oleh pergerakan harga emas global yang tengah mengalami tekanan, serta penguatan dolar Amerika Serikat yang turut menekan harga logam mulia.

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam terbaru:

BACA JUGA :  New Honda Scoopy Generasi Terbaru Siap Mencuri Perhatian Pecinta Skutik Unik dan Fashion

‎- Harga emas 0,5 gram: Rp1.471.500

‎- Harga emas 1 gram: Rp2.843.000.

‎- Harga emas 2 gram: Rp5.626.000.

‎- Harga emas 3 gram: Rp8.414.000.

‎- Harga emas 5 gram: Rp13.990.000.

‎- Harga emas 10 gram: Rp27.925.000.

‎- Harga emas 25 gram: Rp69.687.000.

‎- Harga emas 50 gram: Rp139.295.000.

‎- Harga emas 100 gram: Rp278.512.000.

‎- Harga emas 250 gram: Rp696.015.000.

‎- Harga emas 500 gram: Rp1.391.820.000.

‎- Harga emas 1.000 gram: Rp2.783.600.000.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017 untuk semua jenis emas mulai dari gramasi 1 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram).

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP.

BACA JUGA :  Fazzio Warna Baru Sudah Hadir di Yamaha Sinar Mas Kerinci Jambi

PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Meski demikian, tren emas yang cenderung fluktuatif membuat kondisi ini dinilai sebagai peluang bagi sebagian investor. Penurunan tajam dalam jangka pendek kerap dimanfaatkan untuk melakukan pembelian sebelum harga kembali menguat.

Apalagi menjelang momentum Lebaran, permintaan emas biasanya mengalami peningkatan. Kondisi ini berpotensi mendorong harga kembali naik dalam waktu dekat.

Namun demikian, pelaku pasar tetap diimbau untuk mencermati pergerakan harga dan faktor global sebelum mengambil keputusan investasi, mengingat potensi perubahan harga masih terbuka.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *