CERITAJAMBI.COM – Gangguan layanan ATM dan mobile banking yang dialami nasabah Bank 9 Jambi mendapat perhatian serius dari Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly.
Sebelumnya, masyarakat menyampaikan keluhan resmi kepada DPRD Kota Jambi terkait sering tidak dapat diaksesnya layanan ATM dan M-Banking Bank 9 Jambi. Gangguan tersebut disebut terjadi berulang kali dan berlangsung cukup lama sehingga menghambat berbagai aktivitas keuangan nasabah.
Dalam laporan yang disampaikan kepada Ketua DPRD Kota Jambi, nasabah mengeluhkan sejumlah dampak yang ditimbulkan, antara lain tidak dapat melakukan transaksi secara mandiri melalui ATM maupun M-Banking, terhambatnya proses pembayaran dan transfer, hingga terpaksa mendatangi kantor cabang untuk bertransaksi secara langsung.
Kondisi tersebut juga memicu antrean panjang di kantor bank serta mengganggu aktivitas pekerjaan masyarakat, khususnya pegawai yang harus meluangkan waktu untuk mengantre demi menyelesaikan transaksi yang seharusnya dapat dilakukan secara digital.
Menanggapi kondisi tersebut, Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, meminta Bank Jambi segera mengambil langkah konkret guna memulihkan layanan operasional.
“Kami meminta Bank Jambi melakukan koordinasi intensif dengan seluruh regulator, terutama Bank Indonesia, guna mempercepat pemulihan layanan operasional ATM sehingga dapat kembali memberikan kenyamanan transaksi bagi nasabah,” tegasnya.
Selain itu, DPRD juga mendorong agar pihak bank menyampaikan informasi layanan operasional secara transparan kepada masyarakat apabila terjadi gangguan.
Tak hanya itu, Kemas Faried juga meminta adanya langkah penanganan yang efektif untuk mengurai antrean, terutama menjelang dan saat pencairan gaji ASN. Ia menyarankan agar pihak bank melakukan pola jemput bola ke setiap OPD maupun distrik atau cabang Bank 9 Jambi, termasuk menambah jumlah teller untuk mempercepat pelayanan.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya membangun dan menjaga komunikasi aktif dengan seluruh pemangku kepentingan agar masyarakat memahami kondisi terkini serta proses pemulihan yang sedang dilakukan.
DPRD berharap permasalahan layanan ini segera dituntaskan demi menjaga kepercayaan publik serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah di Kota Jambi.






