KOTA JAMBI, CERITAJAMBI.COM — Minggu pagi yang sejuk di Danau Buluran Kenali menjadi saksi gelaran lomba pacu perahu tradisional yang diikuti 46 tim dari Kota Jambi, Muaro Jambi, Batanghari, dan Tanjung Jabung Barat. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Lomba perahu berisi lima pendayung ini digelar berkat kolaborasi Dinas Pariwisata Kota Jambi, Kecamatan Telanaipura, Kelurahan Buluran Kenali, dan masyarakat setempat. Hadiah piala dan uang pembinaan disiapkan oleh Dinas Pariwisata bersama panitia.
Ketua Panitia sekaligus Pemuda Buluran Kenali, M. Iqna Ismail, mengatakan, “Sejak digelar pada 2021, kami ingin lomba ini membawa dampak positif, terutama bagi UMKM, mengurangi bahaya narkoba, menghidupkan kembali kearifan lokal, dan melahirkan atlet dayung berprestasi.”
Kepala Dinas Pariwisata Kota Jambi, Mariani Yanti, menambahkan, “Ke depan, kami berharap lomba ini bisa lebih besar, diikuti lebih banyak kabupaten/kota di Provinsi Jambi, dan memberi dampak nyata bagi pariwisata daerah.”

Sebagai rangkaian kegiatan, Minggu depan akan digelar lomba perahu gilo dengan satu pendayung, warisan turun-temurun masyarakat sekitar danau. Selain itu, juga dilaksanakan lomba mewarnai untuk anak usia dini dengan dukungan dari Faber-Castell.
Dengan dukungan masyarakat yang solid, Pemerintah Kota Jambi optimistis pengembangan kawasan wisata Danau Buluran Kenali akan semakin baik di masa mendatang.






