JAMBI,CERITAJAMBI.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mempercepat pembangunan Kolam Retensi Pal Lima menyusul rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Provinsi Jambi pada September 2026.
Wali Kota Jambi Maulana mengatakan, Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda di Jambi, salah satunya meresmikan Sekolah Rakyat yang saat ini tengah dipersiapkan pemerintah.
Menurut Maulana, apabila pembangunan Kolam Retensi Pal Lima dapat diselesaikan tepat waktu, proyek pengendali banjir tersebut juga berpeluang masuk dalam agenda kunjungan Presiden.
“Makanya ini butuh percepatan,” ujar Maulana usai pembayaran ganti rugi lahan tahap kedua Kolam Retensi Pal Lima, Selasa (21/7/2026).
Ia mengungkapkan, selain meresmikan Sekolah Rakyat, Presiden Prabowo juga dijadwalkan melakukan penanaman pohon bersama para kepala daerah di kawasan jogging track Kolam Retensi Pal Lima.
Sebagai persiapan menyambut kunjungan tersebut, pada 30 Juli 2026 akan digelar apel di kawasan Sekolah Rakyat. Saat ini proses penerimaan peserta didik dari keluarga kategori desil 1 juga telah berjalan.
Sekolah Rakyat itu akan menampung 210 siswa, terdiri dari 90 siswa jenjang SMP, 90 siswa SMA, dan 30 siswa SD.
Di sisi lain, Pemkot Jambi baru saja menyelesaikan pembayaran ganti rugi lahan tahap kedua pembangunan Kolam Retensi Pal Lima senilai Rp33 miliar. Pembayaran dilakukan bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Jambi, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI, dan Kejaksaan Tinggi Jambi.
Dana tersebut merupakan bagian dari alokasi anggaran pemerintah pusat sebesar Rp45 miliar untuk mendukung pembebasan lahan. Sebelumnya, pembebasan lahan tahap pertama telah menghabiskan sekitar Rp30 miliar yang berasal dari Pemerintah Kota Jambi dan Pemerintah Provinsi Jambi.
Pada tahap kedua, sebanyak 19 Nomor Induk Bidang (NIB) menerima pembayaran ganti rugi. Hingga kini, total lahan yang telah dibebaskan mencapai sekitar 8,9 hektare. Sementara sekitar 0,7 hektare yang berada di kawasan sempadan sungai masih menunggu keputusan pemerintah pusat.
Maulana berharap seluruh proses pengadaan lahan segera tuntas sehingga pembangunan fisik Kolam Retensi Pal Lima dapat dipercepat dan siap difungsikan sebagai salah satu solusi pengendalian banjir di Kota Jambi, sekaligus menyambut agenda kunjungan Presiden ke Provinsi Jambi. (*)






