JAMBI,CERITAJAMBI.COM – Potret pilu justru terlihat dari sebuah rumah panggung tua yang nyaris roboh di RT 01, Kelurahan Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk. Di rumah tak layak huni tersebut tinggal seorang nenek renta bersama anaknya bertahan hidup dalam kondisi serba kekurangan.
Pantauan di lapangan rombongan Walikota Jambi Maulana, Dinas Sosial Kota, Baznas Kota, BPKAD Kota, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi, Camat dan Lurah.
Mengunjungi rumah lansia yang hampir roboh tersebut. Serta memberikan bantuan bedah rumah dan bantuan sembako.
Rumah berdinding papan dengan tiang kayu itu tampak miring dan lapuk. Beberapa bagian bahkan sudah terlihat rapuh, mengancam keselamatan penghuninya setiap saat.
Rumah tersebut dihuni oleh Rusmaini (80) bersama anaknya bernama Amri. Meski kondisinya memprihatinkan, keduanya terpaksa tetap bertahan karena belum memiliki alternatif tempat tinggal lain.
Amri mengaku sudah lima tahun terakhir tinggal di rumah tersebut bersama ibunya yang kini dalam kondisi sakit-sakitan. Namun hingga kini, bantuan perbaikan rumah yang diharapkan tak kunjung datang.
“Sudah lima tahun kondisi rumah kami seperti ini. Alhamdulillah baru dapat bantuan dari pemerintah Kota, dan Baznas Kota untuk bedah rumah,”kata Amri, saat diwawancarai pada Rabu (25/03/2026).
Dirinya menceritakan bahwa selama ini bantuan dari pemerintah yang diterima hanya sebatas kebutuhan sembako. Sementara untuk program bedah rumah, dirinya mengaku belum pernah merasakannya.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Amri bekerja sebagai buruh di sebuah bengkel motor dengan penghasilan yang tidak menentu. Penghasilannya itu juga harus mencukupi kebutuhan pengobatan sang ibu.
Kondisi Rusmaini sendiri kian memprihatinkan. Nenek berusia 80 tahun itu mengaku sudah lebih dari satu bulan terbaring sakit dan tidak mampu beraktivitas seperti biasa.
“Sakit kaki sama perut, sudah satu bulan lebih. Sekarang hanya bisa terbaring, tidak bisa berdiri,”katanya.
Harapan Amri sederhana, hanya ingin rumahnya diperbaiki agar tidak lagi dihantui rasa takut akan roboh kapan saja, sekaligus memberi tempat yang layak bagi ibunya untuk menjalani masa tua dengan lebih aman.
Walikota Jambi Maulana mengatakan bahwa dirinya mengunjungi rumah ibu Rusmaini dikarenakan kondisi rumah yang tidak layak huni.
“Kebetulan ibu Rusmaini saat ini lagi sakit namun dirawat anaknya. Kami melihat kondisi langsung rumah yang tidak layak huni,”katanya, pada Rabu (25/03/2026).
Menurut Maulana, dirinya sebagai Pemerintahan Kota Jambi membantu rumah tersebut dengan skema bedah rumah.
“Itu dengan Baznas Kota, sudah dicek kondisi rumah dan layak mendapatkan bantuan bedah rumah. Alhamdulillah dana sudah disiapkan jika sudah cair langsung dikerjakan,”ujarnya.
Selain itu, kata Maulana, untuk kondisi ibu Rusmaini yang saat ini mengalami sakit sakit. “Kami dari Pemerintah akan kirim dokter dari pihak Puskesmas terdekat, jika dilakukan pemeriksaan apakah perlu dirujuk. Kita juga sudah siapkah BPJS kesehatan, sehingga untuk biaya pengobatan dijamin oleh pemerintah kota,”pungkasnya.(*)






