Dirinya berharap, dengan telah dilantik dan dikukuhkan nya Ketua RT sebagai pemangku adat dapat menjalankan amanah dengan baik dan terus melakukan sinergi bersama pemerintah.
“Kami bersama DPR sedang menyusun Peraturan Daerah tentang Hukum Adat yang nantinya akan diberlakukan dalam pelaksanaannya, sehingga jika ada masalah di tingkat RT sengketa kecil cukup diselesaikan dengan hukum adat di mana pemangku adatnya para ketua RT melalui Restorasi Justice,” harapnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana juga menyinggung terkait pentingnya pendidikan anak usia dini melalui Posyandu yang turut membutuhkan peran dari Ketua RT.
“Kita telah memiliki Tim Pembina Posyandu hingga tingkat Kelurahan, yang juga merupakan ujung tombak bagi anak-anak generasi bangsa, yang kini memiliki enam SPM tidak hanya bidang kesehatan, namun juga segi pendidikan. Maka dari itu, sebagai Garda terdepan, peran Ketua RT sangat penting,” ucap Maulana.
“Dengan dipilih langsung oleh masyarakat, saya yakin yang terpilih adalah yang terbaik untuk menjalankan program yang dimulai dari bawah. Kuncinya adalah kebersamaan dan gotong royong agar sama menyukseskan apa yang kita inginkan untuk memberikan yang terbaik bagi tanah pilih pusako batuah,” ppungkas Maulana.
Pada kesempatan itu, Gubernur Jambi Al Haris juga turut mengungkapkan kebanggaannya atas gebrakan Pemilihan Ketua RT serentak yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dibawah kepemimpinan Maulana-Diza.






