JAMBI,CERITAJAMBI.COM – Satu bangunan di dekat kawasan Danau Sipin Telanaipura Kota Jambi roboh pada Sabtu, 4 April 2026 Dini Hari pukul 04.00
WIB.
Robohnya bangunan ini terjadi pasca hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Jambi sejak Jumat 3 April 2026.
Bangunan yang roboh tersebut diketaui milik Dinas Perhubungan Provinsi Jambi. Bangunan yang berlokasi di Jalan Ade Irma Suryani tersebut diketahui ditempati oleh seorang warga bernama Zulkifli (50), bersama dua anggota keluarganya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski kondisi bangunan dilaporkan mengalami kerusakan parah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandi, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan warga yang masuk pada pukul 07.29 WIB melalui layanan darurat.
“Kami menerima laporan dari masyarakat pagi tadi, kemudian tim langsung bergerak ke lokasi. Dalam waktu kurang dari 20 menit, personel sudah tiba di lokasi untuk melakukan penanganan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam operasi tersebut, Damkartan menerjunkan enam personel dengan dukungan satu unit armada rescue dan satu unit armada tempur.
Menurut Mustari, langkah pertama yang dilakukan tim di lapangan adalah berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memastikan aliran listrik di lokasi diputus guna menghindari potensi bahaya.
“Setelah itu, kami melakukan evakuasi dengan merobohkan sisa bangunan yang masih berpotensi runtuh. Prosesnya menggunakan sling yang ditarik armada tempur agar bangunan dapat dijatuhkan dengan aman dan tidak membahayakan warga sekitar,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses evakuasi berlangsung selama kurang lebih dua jam 30 menit dan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian penanganan berjalan aman dan tuntas. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat,” tambahnya.
Mustari juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem, terutama bagi warga yang tinggal di bangunan lama atau berada di kawasan rawan.
“Jika terjadi kondisi darurat, masyarakat dapat segera menghubungi layanan Damkartan atau call center 112 agar bisa segera kami tindak lanjuti,” pungkasnya.(*)






