DAERAH  

After 100 Days, There Are No Revolutions, Wali Kota Maulana Tegaskan Komitmen Bangun Kota Jambi Bahagia

Ungkapan itu bukan sekedar kata-kata bijak, tetapi mengandung makna mendalam. Bahwa sebuah keberhasilan atau kegagalan sering kali dapat dibaca dari 100 hari pertama masa pengabdian seorang pemimpin.

“Bila dalam periode itu tidak ada arah, langkah, dan pencapaian yang jelas, maka kecil kemungkinan program-program besar akan berhasil ke depannya. Maka dalam 100 hari pertama harus ada kerja nyata yang terukur, kolaboratif, dan membawa perubahan konkret bagi masyarakat. Prinsip ini menjadi dasar dari seluruh program kerja awal kami membangun Kota Jambi,” ujar Wali Kota Maulana.

Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah hari ini membutuhkan pendekatan bersanding, bukan bertanding, berkolaborasi, bukan berkompetisi; dan bersinergi, bukan berjalan sendiri-sendiri.

BACA JUGA :  Wali Kota Maulana Tekankan Disiplin dan Percepatan Kinerja ASN Pasca Lebaran

Dengan semangat itu, Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jambi dalam masa 100 hari kerja tidak hanya membangun fondasi, tetapi telah melahirkan capaian konkret yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Selanjutnya, dalam presentasi yang disampaikan secara runtut dan komprehensif itu, Wali Kota Maulana menguraikan program-program prioritas yang telah dijalankan, mulai dari Kartu Bahagia, Kampung Bahagia, Call Center Bahagia, penanganan banjir dan sampah, peningkatan PAD, hingga revitalisasi pelayanan publik dan penguatan birokrasi, serta memperluas jejaring kerja sama multipihak untuk menghadirkan percepatan pembangunan.

Paparan tersebut mendapat apresiasi tinggi dari para Insan Pers yang hadir. Materi yang tersaji secara objektif dan berbasis capaian lapangan, menjadi gambaran nyata keseriusan Pemerintah Kota Jambi menuju kondisi yang lebih bahagia, maju, dan berkelanjutan.

BACA JUGA :  Sebut Ketua TPP Tak Profesional, Sekretaris Tuding Ada Upaya Jegal Musprov

“Kami meyakini, pers adalah mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah. Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi yang kuat dengan Insan Pers adalah kunci penting untuk memastikan setiap informasi pembangunan tersampaikan dengan baik, objektif, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” kata Wali Kota Jambi itu menutup paparannya.

Suasana Coffee Morning pun menjadi semakin dinamis. Diskusi terbuka antara Wali Kota dan para jurnalis dalam acara itu berlangsung hangat. Ketertarikan para Insan Pers terhadap program Kota Jambi Bahagia terlihat kontras saat berlangsungnya sesi diskusi.

Para jurnalis, baik Pemimpin Redaksi maupun wartawan liputan tidak hanya menyampaikan apresiasi, tetapi juga aktif memberikan tanggapan serta pertanyaan yang membangun. Para jurnalis menilai, program Kota Jambi Bahagia memiliki muatan substansial yang jelas dan terukur, dengan tujuan utama untuk mewujudkan kebahagiaan bagi seluruh warga Kota Jambi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *