CERITAJAMBI.COM – DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi secara resmi melepas keberangkatan Banteng Jambi United untuk mengikuti putaran nasional Soekarno Cup di Surabaya. Acara pelepasan berlangsung di HelloSapa dan dihadiri Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi Edi Purwanto bersama jajaran pengurus partai. (5/8)
Dalam sambutannya, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi Edi Purwanto menegaskan optimisme tim asal Jambi mampu bersaing dengan wakil dari 16 provinsi. Bahkan, Banteng Jambi United menargetkan membawa pulang trofi juara Soekarno Cup.
“Saya melihat kawan-kawan sangat serius. Mereka sudah melakukan uji coba sekitar 10 kali dan latihan lebih dari 30 kali. Bahkan saat menghadapi PS Kota Jambi yang diperkuat pemain-pemain senior, kita mampu mengimbangi mereka. Dengan semangat yang dimiliki dan proses seleksi yang fair, kami sangat optimistis bisa berbicara banyak di tingkat nasional di Surabaya,” ujar Edi.
Menurut Edi, keikutsertaan Banteng Jambi United bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan pemain muda. Ia berharap para pemain dapat terus berkembang hingga menembus kelompok usia U-19 dan U-20 serta menjadi bagian dari masa depan sepak bola Indonesia.
Ia juga mengingatkan seluruh pemain agar selalu menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, kemenangan sejati lahir dari permainan yang fair, disertai keyakinan, keberanian, ketangguhan, dan kesabaran.
Sementara itu, Manajer Banteng Jambi United, Cecep Suryana, mengatakan tim berangkat ke Surabaya dengan target menjadi juara. Menurutnya, seluruh persiapan telah dilakukan secara maksimal.
“Kami merasa punya tantangan sekaligus kesempatan karena Jambi menjadi salah satu dari 16 provinsi yang tampil di putaran nasional. Target kami jelas, yaitu juara. Setiap hari perkembangan pemain kami pantau, laporan latihan dan video juga kami kirim sebagai bahan evaluasi,” katanya.
Pada putaran nasional Soekarno Cup, Banteng Jambi United tergabung di Grup D bersama Papua, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta. Laga perdana akan mempertemukan Jambi dengan Papua.
Cecep menjelaskan proses pembentukan tim dilakukan secara terbuka. Sebanyak 192 pemain mendaftarkan diri melalui media sosial dan barcode pendaftaran yang disebarkan ke berbagai klub sepak bola. Setelah melalui beberapa tahap seleksi, akhirnya dipilih 23 pemain terbaik.
“Seleksi dilakukan murni berdasarkan kemampuan. Banyak yang menitipkan pemain, tetapi kami tetap berpegang pada kualitas. Kalau ada kader PDI Perjuangan yang lolos, itu karena memang memiliki kapasitas,” tegasnya.
Persiapan tim dimulai sejak 6 Juni. Hingga menjelang keberangkatan, Banteng Jambi United telah menjalani 32 kali latihan dan 10 pertandingan uji coba. Dari seluruh laga tersebut, mereka hanya sekali menelan kekalahan, yakni saat menghadapi PS Kota Jambi yang dihuni pemain-pemain senior.
Selain mengikuti Soekarno Cup, Banteng Jambi United juga diproyeksikan menjadi wadah pembinaan pemain muda di Jambi. Manajemen bahkan membuka peluang secara berkelanjutan.
Dengan persiapan yang matang serta dukungan penuh dari DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi, Banteng Jambi United optimistis mampu mengharumkan nama Jambi di ajang Soekarno Cup nasional dan mewujudkan target membawa pulang gelar juara.






