DAERAH  

Kemas Faried Gelar Reses I dan Resmikan Jembatan Padang Lawas

KOTA JAMBI, CERITAJAMBI.COM – Warga RT 22 Kampung Bugis, Kelurahan Aur Kenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, berterima kasih atas pembangunan jembatan baru yang menghubungkan wilayah mereka dengan Jalan Padang Lawas-Pattimura. Jembatan ini meningkatkan akses transportasi dan mempercepat mobilitas warga.

Pembangunan ini merupakan aspirasi warga yang diperjuangkan Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly. Sebelumnya, warga harus menempuh rute lebih jauh untuk mencapai tujuan mereka.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur kepada Pak Faried. Akses kini lebih mudah untuk ekonomi dan sosial,” ujar salah satu warga.

Peresmian jembatan dilakukan oleh Kemas Faried bersama Anggota DPR RI, Cek Endra, dalam acara reses di Kelurahan Aur Kenali. Faried menekankan bahwa pembangunan ini adalah hasil kolaborasi masyarakat dan pemerintah.

BACA JUGA :  Diza Bawa Produk Jambi Mendunia

“Saya bangga bisa memperjuangkan aspirasi warga untuk pembangunan jembatan ini. Semoga meningkatkan kesejahteraan dan kelancaran aktivitas,” ujarnya, Sabtu 22 Februari 2025.

Selain peresmian, Faried juga menerima aspirasi warga terkait delapan program prioritas, seperti infrastruktur, bantuan UMKM, dan penanggulangan banjir.

Warga juga mengeluhkan rencana pembangunan stockpile batu bara di Aur Kenali. Cek Endra menegaskan bahwa tidak akan ada pembangunan stockpile di Kota Jambi.

“Warga tidak perlu khawatir, saya pastikan tidak ada pembangunan stockpile,” tegas Cek Endra.

Kemas Faried mendukung warga menolak stockpile batu bara, menegaskan bahwa kawasan tersebut diperuntukkan bagi pemukiman dan pertanian sesuai RTRW.

“Kami di DPRD dan pemerintah kota menolak pembangunan stockpile karena tidak sesuai dengan RTRW,” kata Faried.

BACA JUGA :  Ketua DPD PAN Kota Jambi Dr. dr Maulana MKM Hadiri Pengucapan Sumpah Janji Pimpinan DPRD Kota Jambi

Warga berharap pembangunan infrastruktur terus berlanjut dan pemerintah terus mendengar aspirasi mereka, terutama terkait lingkungan dan kesejahteraan ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *