DAERAH  

Kolam Retensi Paal Lima Dikebut, Maulana Targetkan 60 Persen Banjir Kota Jambi Berkurang

Pembangunan Kolam Retensi di Kawasan Paal 5 Kota Jambi Terus Dikebut.

JAMBI,CERITAJAMBI.COM – Pembangunan Kolam Retensi Paal Lima di Kecamatan Kota Baru terus dikebut. Pemerintah Kota Jambi bersama Komisi V DPR RI optimistis proyek pengendali banjir tersebut mampu mengurangi hingga 60 persen genangan di kawasan sistem Sungai Asam yang selama ini menjadi salah satu titik rawan banjir di Kota Jambi.

Optimisme itu disampaikan saat Wali Kota Jambi Maulana bersama Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto meninjau langsung progres pembangunan kolam retensi, Senin (3/8/2026).

Di lokasi, sejumlah alat berat tampak masih melakukan penggalian kolam, pelebaran alur sungai, serta penyelesaian berbagai pekerjaan fisik. Tiang pancang juga telah terpasang dan proyek ditargetkan rampung pada 20 September 2026.

Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto mengatakan pembangunan kolam retensi menjadi salah satu solusi nyata dalam mengatasi persoalan banjir yang selama ini dikeluhkan masyarakat Kota Jambi.

BACA JUGA :  Baznas Kota Jambi Punya Nahkoda Baru, Maulana: Harus Transparan dan Bertanggung Jawab

“Mudah-mudahan dalam lima tahun ke depan Kota Jambi bisa bebas dari banjir,” ujarnya.

Ia menilai progres pembangunan berjalan sesuai rencana dan optimistis Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

Menurut Edi, setelah proyek selesai, kawasan kolam retensi juga dapat dikembangkan menjadi ruang publik sekaligus destinasi wisata. Ia bahkan mengusulkan agar kawasan tersebut ditebar sekitar 200 ribu bibit ikan sebagai daya tarik bagi masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana mengatakan pembangunan kolam retensi seluas 8,9 hektare tersebut merupakan hasil sinergi pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, dan Pemerintah Kota Jambi.

Ia menjelaskan, pembebasan lahan tahap pertama didanai Pemkot Jambi sebesar Rp5 miliar dan Pemerintah Provinsi Jambi sebesar Rp25 miliar. Selanjutnya, pemerintah pusat menyelesaikan pembayaran tahap kedua senilai Rp34 miliar serta mendukung pembangunan fisik proyek.

BACA JUGA :  TP PKK dan Dekranasda Kota Jambi Siap Sinergikan Hasil Rakernas untuk Penguatan Program Daerah

Maulana optimistis pembangunan akan selesai sesuai target pada 20 September 2026. Setelah itu, kawasan akan dilengkapi dengan lampu penerangan, penghijauan, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Selain Kolam Retensi Paal Lima, Pemkot Jambi juga mengusulkan percepatan pembangunan infrastruktur pengendali banjir di kawasan Kembar Lestari dan Mayang. Menurut Maulana, lahan untuk dua proyek tersebut telah dipersiapkan sebagai langkah lanjutan penanganan banjir di Kota Jambi.

Maulana menjelaskan kolam retensi ini akan menampung aliran air dari hulu sistem Sungai Asam yang meliputi kawasan Kenali Asam Atas, Bahar, Paal Lima, Widuri hingga Pintu Air Sungai Asam.

“Kolam retensi ini ditargetkan mampu mengendalikan sekitar 60 persen banjir di sistem Sungai Asam. Bahkan target kami bisa mencapai 62 persen sehingga persoalan banjir di Kota Jambi dapat diatasi secara bertahap,” tutupnya. (*)

BACA JUGA :  KFA Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan, Bentuk Kepedulian bagi Ketua RT di Kota Jambi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *