JAMBI, CERITAJAMBI.COM – BPJS Kesehatan terus berkomitmen meningkatkan mutu layanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses layanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan.
Supriatin (59), warga Kota Jambi, merasakan langsung manfaat Program JKN dalam pengobatannya di RS Baiturrahim. Sebagai peserta JKN yang rutin berobat, ia mengaku puas dengan pelayanan yang semakin baik, tanpa kendala administrasi maupun ketersediaan obat.
“Sejak 2015 saya rutin berobat di rumah sakit karena Diabetes Mellitus Tipe 1. Berobat pakai JKN tidak ribet, cukup menunjukkan kartu JKN atau KTP saja. Obat juga selalu tersedia, tidak pernah terlambat,” ujar Supriatin saat ditemui pada Selasa (04/03).
Diabetes Mellitus tipe 1 adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh memproduksi insulin akibat kerusakan sel pankreas. Gejalanya meliputi haus berlebihan, sering buang air kecil, penurunan berat badan tanpa sebab, mudah lelah, dan pandangan kabur.
Sebagai pegawai swasta, Supriatin merasakan manfaat besar dari Program JKN. Selama lebih dari 15 tahun berobat dengan BPJS Kesehatan, ia tidak pernah mengalami diskriminasi layanan baik di Puskesmas maupun di rumah sakit.
“Dokter di Puskesmas selalu sigap memberikan rujukan ke rumah sakit jika diperlukan. Selama ini, pelayanan yang saya terima sesuai dengan kondisi kesehatan saya,” tegasnya.
Saat pertama kali didiagnosis Diabetes Mellitus tipe 1, Supriatin mengaku sempat terkejut. Namun, dokter di RS Baiturrahim banyak memberikan motivasi agar ia tetap semangat menjalani pengobatan dan menerapkan pola hidup sehat.
“Awalnya kaget, tapi dokter sangat mendukung saya. Mereka memberikan saran mengenai pola makan sehat, pengobatan teratur, dan gaya hidup yang harus saya jalani,” tuturnya.
Selain konsultasi medis, Supriatin juga merasakan kemudahan dalam memperoleh obat-obatan. “Obat dari Program JKN sangat bagus, dari obat minum hingga insulin selalu tersedia. Saya juga tidak pernah mengeluarkan biaya untuk pemeriksaan laboratorium bulanan,” tambahnya.
Kini, kondisi gula darah Supriatin semakin stabil, sehingga ia menjadi peserta Program Rujuk Balik (PRB). Dengan rujukan dari dokter spesialis di RS Baiturrahim, ia melanjutkan pengobatan di Puskesmas.
“Bersyukur bisa dirujuk balik ke Puskesmas. Pelayanan lebih cepat karena antrean tidak sebanyak di rumah sakit. Obatnya juga sama dengan yang saya terima di rumah sakit, dan pengambilan obat di apotek rujuk balik tidak perlu antre lama,” jelasnya.
Ia berharap BPJS Kesehatan terus meningkatkan kualitas layanan JKN agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses kesehatan dengan mudah.
“Semoga JKN terus hadir untuk menjamin pelayanan kesehatan masyarakat. Program ini benar-benar membantu,” tutup Supriatin.






