CERITAJAMBI.COM – Semangat menjaga persatuan dan stabilitas keamanan daerah tergambar dalam pelaksanaan Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas Wilayah Jambi yang digelar di Lapangan Kantor Wali Kota Jambi, Senin (25/5).
Kegiatan tersebut menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, legislatif, serta masyarakat dalam menciptakan situasi Kota Jambi yang aman dan kondusif.
Apel kebangsaan dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha dengan mengusung tema “Dengan Kebersamaan dan Kepedulian, Kita Bisa Menciptakan Lingkungan yang Aman, Nyaman dan Terbebas dari Gangguan Kamtibmas”.
Kegiatan itu turut dihadiri Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, Wakapolda Jambi Benny Ali, pejabat utama Polda Jambi, Forkopimda, Forum RT, lurah, FKUB, Lembaga Adat Melayu Jambi, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, hingga kalangan pemuda.
Prosesi apel diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, penghormatan pasukan, laporan komandan apel, pemeriksaan pasukan, hingga pembacaan Ikrar Kebangsaan Sabuk Kamtibmas yang dipimpin Ketua Lembaga Adat Melayu Jambi.
Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly memberikan apresiasi atas terselenggaranya apel kebangsaan tersebut. Menurutnya, kegiatan itu bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk nyata komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban daerah.
“Sabuk Kamtibmas menjadi wadah pemersatu seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan sekaligus memperkuat solidaritas sosial,” ujarnya.
Kemas Faried menegaskan, menjaga situasi kondusif tidak bisa hanya bergantung pada aparat TNI dan Polri semata. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
Ia juga menyoroti pentingnya membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan berkeadilan karena kepercayaan masyarakat menjadi fondasi utama dalam menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan.
Selain itu, masyarakat diingatkan agar tetap waspada terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas seperti aksi premanisme, penyebaran hoaks, provokasi, hingga tindak kriminal yang dapat memicu perpecahan.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan dari Kapolda Jambi kepada Wali Kota Jambi atas keberhasilan Pemerintah Kota Jambi menjalankan Program Kampung Bahagia serta menjaga situasi keamanan daerah tetap kondusif.
Momentum tersebut ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama dan sesi foto seluruh peserta apel sebagai simbol penguatan sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Jambi.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergi seluruh elemen, kita optimistis Kota Jambi akan terus tumbuh sebagai daerah yang damai, maju, dan nyaman bagi masyarakat,” pungkas Kemas Faried.






