DAERAH  

Gudang Arsip Pemprov Jambi Terbakar

Petugas Damkartan Kota Jambi saat memadamkan api

KOTA JAMBI, CERITAJAMBI.COM – Kebakaran hebat melanda gudang arsip milik Pemerintah Provinsi Jambi di Jalan pPekan Baru, RT 09, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, pada Jumat (20/12). Laporan pertama diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi pada pukul 12.56 WIB dari seorang warga bernama Elfitria.

Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, langsung memimpin operasi pemadaman tersebut. “Kami merespons laporan dengan cepat dan tiba di lokasi sekitar delapan menit setelah menerima panggilan,” ujarnya. Sebanyak 25 personel dikerahkan bersama tiga unit armada dari Mako Damkar serta satu unit tambahan dari Posyankar Alam Barajo.

Operasi pemadaman berlangsung intens selama 1 jam 33 menit. Sekitar 22.000 liter air dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api yang diduga bermula dari area gudang arsip. “Kami menerapkan metode 5T: Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas dalam penanganan kebakaran ini,” jelas Mustari.

BACA JUGA :  Sebuah Rumah Kosong Terbakar, Ini Penyebabnya

Beruntung, tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam insiden ini. Namun, kerugian materiil dan jumlah arsip yang terbakar masih dalam proses pendataan. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Mustari turut mengapresiasi kerja sama dari berbagai pihak, termasuk Polsek Kota Baru, Kasi Trantib Alam Barajo, PLN, dan Lurah Rawasari, yang membantu dalam penanganan kebakaran ini. “Sinergi antarinstansi sangat penting untuk memastikan keselamatan masyarakat dan meminimalkan kerugian,” tambahnya.

Saat ini, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi untuk keperluan investigasi lebih lanjut. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan menjauhi area tersebut demi keselamatan bersama.

Dengan berakhirnya operasi ini, pihak Damkartan memastikan upaya penanganan sudah dilakukan secara optimal. Namun, insiden ini menjadi pengingat pentingnya langkah preventif dan kesiapsiagaan dalam mencegah kebakaran di fasilitas vital pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *