Lakukan Olah TKP Kecelakaan Tol Cipularang, Ini Hasil yang Didapat Polisi

Kepolisian umumkan hasil olah TKP kecelakaan beruntun di Tol Cipularang

JABAR,CERITAJAMBI.COM – Kecelakaan beruntun yang dialami oleh belasan kendaraan di jalan Tol Cipularang beberapa waktu lalu masih belum hilang dalam ingatan dan terus menjadi perhatian.

Pihak kepolisian pun terus melakukan penyelidikan terhadap kejadian kecelakaan beruntun Tol Cipularang KM 92, Kabupaten Purwakarta.

Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pun akhirnya dilakukan. Dari Olah TKP tersebut, pihak kepolisian sudah mendapatkan hasil kesimpulan sementara.

Lalu, apa hasil Olah TKP dari tabrakan beruntun yang disebabkan truk trailer Hino itu melibatkan 17 kendaraan, dan menewaskan satu orang anak serta 29 korban luka-luka itu?

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, pascakejadian polisi melakukan olah TKP menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA).

BACA JUGA :  Kecelakaan di Tol Pemalang, 3 Karyawan TV One Meninggal Dunia

Hal tersebut guna mengetahui penyebab kecelakaan beruntun Tol Cipularang.

Dari hasil olah TKP, ditemukan adanya bekas rem truk trailer dengan jarak 200 meter sebelum titik kejadian.

“Hasil olah TKP ditemukan bekas rem yang dicurigai bekas rem truk trailer, letak bekas rem berada 200 meter sebelum titik tabrak. Panjang bekas rem 30 meter, ditemukan kumpulan jejak bekas terjadinya kecelakaan beruntun di TKP,” kata Jules dalam konferensi pers, Sabtu 16 November 2024.

Saat kejadian, sopir truk berinisial R diduga mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

Analisis polisi menemukan bahwa posisi kendaraan saat itu berada dalam gigi lima.

Persneling truk trailer sesaat setelah kejadian pada posisi persneling 5, terlihat di dashboard mobil indikator tekanan angin rem. Bagian depan dan belakang pada posisi bar ketiga,” jelasnya.

BACA JUGA :  Beasiswa PIP Juni 2025 Sudah Cair, Ini Cara Cek Nama Penerima Beasiswa secara Online

Jules menambahkan, sopir juga diduga berupaya melakukan pengereman saat kendaraan melaju di tikungan curam.

Namun fungsi rem gagal dilakukan yang menyebabkan truk menabrak belasan kendaraan.

“Ada indikasi kampas rem pernah terlalu panas, karena berubah warna,” imbuhnya.

Polisi pun telah menetapkan sopir R sebagai tersangka kecelakaan beruntun dan dilakukan penahanan untuk proses hukum lebih lanjut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *