JAMBI,CERITAJAMBI.COM – Pemerintah Kota Jambi resmi meluncurkan Program CCTV RT sebagai bagian dari Program Kampung Bahagia dalam sebuah acara yang digelar di Tugu Keris Siginjai, Jumat malam (26/6/2026).
Peluncuran tersebut dihadiri Wali Kota Jambi dr. Maulana, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Jambi Saleh Ridho, jajaran kepala OPD, camat, lurah, Ketua Forum RT, serta berbagai unsur terkait lainnya.
Dalam paparannya, Kepala Diskominfo Kota Jambi, Saleh Ridho, mengatakan Program CCTV RT merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Jambi dalam meningkatkan keamanan lingkungan berbasis masyarakat.
Ia menyebutkan, berdasarkan jumlah CCTV yang dimiliki pemerintah daerah, Kota Jambi kini berada di peringkat keempat secara nasional, setelah DKI Jakarta, Kota Semarang yang memiliki sekitar 10 ribu CCTV, dan Kota Makassar dengan sekitar 2.500 CCTV.
“Usulan pemasangan CCTV ini berasal dari tingkat RT. Sistem yang dibangun memanfaatkan infrastruktur yang sudah dimiliki pemerintah dengan spesifikasi perangkat yang harus seragam agar mudah dikelola,” ujar Saleh.
Pada tahap pertama, Pemerintah Kota Jambi menargetkan pemasangan sebanyak 1.086 unit CCTV. Hingga saat peluncuran, sebanyak 265 unit CCTV telah terhubung ke sistem dan tersebar di 198 RT.
Apabila memasuki tahap kedua, jumlah CCTV yang terpasang di Kota Jambi ditargetkan mencapai lebih dari 2.000 unit.
Saleh menjelaskan, sistem CCTV tersebut menggunakan mekanisme akses berjenjang. Hak akses pemantauan diberikan kepada Ketua RT, lurah, camat, Wali Kota, Wakil Wali Kota, Polresta Jambi, hingga Kodim sesuai kewenangan masing-masing.
Seluruh jaringan CCTV terhubung ke City Operation Center (COC) yang berada di Kantor Wali Kota Jambi sebagai pusat komando pemantauan.
Menurutnya, seluruh tahapan pembangunan sistem dilakukan secara bertahap agar setiap perangkat memenuhi standar teknis, memiliki kualitas layanan yang baik, serta dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah maupun masyarakat.
Diskominfo Kota Jambi juga memastikan sistem CCTV dibangun dengan memperhatikan aspek keamanan informasi dan perlindungan data masyarakat.
Ketua RT hanya diberikan akses untuk melakukan pemantauan secara langsung (live view) terhadap CCTV yang berada di wilayahnya masing-masing. Akses tersebut bertujuan agar Ketua RT dapat memantau kondisi lingkungan secara cepat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban.
Sementara itu, akses terhadap rekaman (playback) dikelola secara terpusat oleh administrator di Server Diskominfo Kota Jambi.
Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga keamanan data, melindungi privasi masyarakat, mencegah penyalahgunaan rekaman, serta memastikan keaslian data apabila sewaktu-waktu diperlukan sebagai bahan klarifikasi maupun mendukung proses penegakan hukum.
Apabila terjadi suatu peristiwa yang memerlukan rekaman CCTV, Ketua RT maupun pihak berkepentingan dapat mengajukan permohonan kepada Diskominfo Kota Jambi. Administrator kemudian akan melakukan penelusuran berdasarkan waktu dan lokasi kejadian sebelum menyiapkan rekaman sesuai prosedur yang berlaku.
Saleh berharap seluruh perangkat daerah, camat, lurah, Ketua Forum RT, hingga masyarakat dapat bersama-sama menjaga, memanfaatkan, dan merawat fasilitas tersebut sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi keamanan lingkungan.
Ketua RT 15 Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Daim Maulana, mengatakan di wilayahnya telah terpasang satu unit CCTV yang ditempatkan di depan pos kamling.
Menurutnya, keberadaan CCTV sangat membantu memperkuat sistem keamanan lingkungan dan memberikan rasa aman bagi warga.
Wali Kota Jambi, dr. Maulana, mengatakan program CCTV RT diharapkan mampu menekan angka kriminalitas serta menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat.
Ia mengapresiasi kualitas gambar CCTV yang dinilai sangat baik, bahkan mampu menghasilkan gambar yang jelas pada malam hari.
“Kualitas gambarnya bagus. Malam hari pun terlihat seperti siang. Karena itu pemasangan CCTV ini harus dideklarasikan sampai tingkat RT agar seluruh masyarakat mengetahui keberadaannya,” kata Maulana.
Ia menegaskan, Program CCTV RT merupakan bagian dari Program Kampung Bahagia yang menjadi salah satu implementasi Visi Kota Jambi Bahagia bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha.
Menurutnya, konsep “Bahagia” diwujudkan melalui berbagai indikator, salah satunya Bersih dan Aman, sehingga keberadaan CCTV menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Jambi, AKP Zarkasi, menyambut baik peluncuran Program CCTV RT tersebut.
Ia menilai keberadaan CCTV hingga ke tingkat RT akan sangat membantu aparat kepolisian dalam melakukan penyelidikan maupun penegakan hukum.
Selain itu, pemasangan CCTV di berbagai lingkungan permukiman juga diharapkan mampu menekan angka kriminalitas sekaligus meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat. (*)






