JAKARTA,CERITAJAMBI.COM – Penurunan Penjualan Smartphone Global
International Data Corporation (IDC) melaporkan bahwa pengiriman smartphone Apple dan Samsung mengalami penurunan pada kuartal keempat 2024 di pasar global. Penurunan ini disebabkan oleh persaingan yang semakin ketat dari merek smartphone asal Tiongkok, seperti Xiaomi, Oppo, Honor, dan sejumlah merek lainnya.
Menurut data IDC, pengiriman smartphone Apple turun sebesar 4,1 persen menjadi 76,9 juta unit pada kuartal keempat 2024, sementara Samsung mengalami penurunan yang lebih kecil, yakni 2,7 persen dengan total pengiriman 51,7 juta unit. Meskipun demikian, Apple tetap menduduki puncak pasar smartphone global pada tahun 2024 dengan pangsa pasar 18,7 persen, disusul oleh Samsung dengan pangsa 18 persen, dan Xiaomi yang menguasai 13,6 persen pasar.
Xiaomi Menunjukkan Pertumbuhan yang Signifikan
Sementara pengiriman Apple dan Samsung menurun, Xiaomi menunjukkan kinerja yang jauh lebih baik dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 15,4 persen. Hal ini mempertegas dominasi merek Tiongkok yang semakin menguat di pasar global.
“Meski terjadi pertumbuhan berkelanjutan di beberapa wilayah, kami telah melihat adanya penurunan permintaan untuk perangkat yang dapat dilipat di pasar, meskipun promosi dan pemasaran semakin gencar dilakukan,” kata Anthony Scarsella, Direktur Penelitian untuk Perangkat Klien di IDC. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun perangkat lipat menjadi tren di kalangan konsumen, permintaannya tetap terbatas.
Merek Tiongkok Dominasi Pengiriman Global
Wakil Presiden untuk Perangkat Klien EMEA, IDC, Francisco Jeronimo, menegaskan bahwa kuartal terakhir 2024 menjadi momen yang luar biasa bagi vendor smartphone asal Tiongkok. Merek seperti Xiaomi, Oppo, Vivo, Honor, Huawei, Lenovo, realme, Transsion, TCL, dan ZTE mencatatkan volume pengiriman tertinggi dalam sejarah satu kuartal.
“Mereka mencapai tonggak sejarah karena mereka mengirimkan volume gabungan tertinggi yang pernah ada dalam satu kuartal, mewakili 56 persen dari pengiriman ponsel pintar global di Q4,” imbuh Francisco.
Persaingan yang Semakin Ketat
Dengan tren ini, jelas terlihat bahwa merek Tiongkok semakin menguasai pasar smartphone global, memaksa Apple dan Samsung untuk bersaing lebih ketat. Meskipun masih mendominasi pangsa pasar global, tantangan bagi kedua raksasa teknologi ini semakin besar, dengan semakin banyaknya pilihan smartphone berkualitas dari merek Tiongkok yang menawarkan harga kompetitif dan fitur inovatif.
Sementara itu, Apple dan Samsung tetap berfokus pada pengembangan teknologi unggulan mereka, seperti perangkat lipat dan smartphone premium, meskipun permintaan di segmen-segmen ini menunjukkan tren yang menurun.
IDC juga mengingatkan bahwa meskipun ada penurunan di beberapa segmen pasar, persaingan dalam industri smartphone tetap berlangsung sangat dinamis, dengan banyak merek yang saling berlomba untuk merebut pangsa pasar. (*)






