Dalam tahap awal, program ini akan diawali dengan uji coba operasional dua unit bus listrik, yang rencananya akan secara resmi diluncurkan pada 28 Mei 2025 mendatang, bertepatan dengan pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi. Uji coba ini menjadi bagian penting untuk menilai kesiapan teknis, infrastruktur pendukung, serta respons masyarakat terhadap moda transportasi berbasis listrik ini.
Menariknya, seluruh inisiatif ini dilaksanakan melalui skema kerja sama investasi dengan pihak ketiga. Model kemitraan ini membuktikan bahwa inovasi dan pembangunan kolaborastif dapat dijalankan secara berkelanjutan tanpa membebani anggaran daerah.
“Ini bukan sekedar nota kesepahaman, tetapi fondasi awal dari masa depan transportasi Kota Jambi. Kita ingin menghadirkan angkutan umum yang bersih, nyaman, dan modern, dan kita mulai dengan langkah bijak, uji coba, evaluasi, lalu ekspansi secara bertahap. Semua dilakukan dengan pola kemitraan,” ujar Wali Kota Maulana.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan kinerja Pemkot Jambi menjelang 100 hari kerja masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, seperti dibidang Pendidikan, Kesehatan, Penanganan Banjir, Pengelolaan Persampahan dan Infrastruktur.






