“Hari ini merupakan hari yang sangat istimewa bagi kita semua masyarakat kota Jambi, banyak prestasi yang telah diraih, namun masih banyak tantangan yang harus dilewati dan pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan. Tentunya tidak semudah dalam membalikkan telapak tangan. Oleh karena itu, tidak berhenti saya mengajak untuk terus menjaga kekompakan dan berjuang bersama-sama dalam menyelesaikan setiap permasalahan,” lanjut Wali Kota Maulana dalam amanatnya.
Dalam bidang Pendidikan, Maulana menyampaikan, Pemkot Jambi melalui Program Kartu Jambi Bahagia telah menyalurkan 2000 beasiswa kepada pelajar tingkat SD dan SMP pada awal Mei lalu. Pemkot juga meluncurkan program Sekolah Digital sebagai tranformasi dalam dunia pendidikan pada peringatan Hari Pendidikan Nasional. Selain itu, Wali Kota juga sudah menandatangani Peraturan Wali Kota Jambi tentang Pendidikan yang Inklusif.
Semtara, untuk pengangkatan tenaga honorer menjadi P3K, Pemerintah Kota Jambi termasuk salah satu pemerintah daerah yang paling progresif. Tahun ini sebanyak 5.907 tenaga honorer di Kota Jambi akan diangkat menjadi P3K. Dari jumlah itu, 1.648 orang sudah selesai proses seleksinya.
“Ini bukan keputusan biasa, ini adalah kebijakan besar, karena dampaknya luar biasa terhadap pembiayaan daerah. Anggaran untuk gaji P3K sangat besar, tapi kami tetap melaksanakannya sebagai wujud keberpihakan terhadap tenaga honorer yang telah lama mengabdi,” sebut Maulana.






