Dirinya berharap keberadaan arsitek, khususnya dalam naungan IAI melalui program-programnya bisa terus meningkatkan kolaborasi dan sinergi yang baik bersama pemerintah dan semua pihak.
“Mari kita berkolaborasi membangun Jambi ini dengan nuansa modern tetapi tidak melupakan kearifan lokal daerah yang sangat penting,” harapnya.
Wali Kota Maulana juga mengajak mahasiswa arsitektur untuk turut serta berpartisipasi dalam pembangunan dengan menciptakan ide-ide dan inovasi.
“Mungkin ada dari hasil penelitian maupun skripsi nya, silahkan sampaikan, saya bisa mengarahkan langsung kepada Dinas PUPR kota Jambi untuk menindaklanjuti,” tutur Maulana.
Kepada kepengurusan IAI yang baru Maulana juga mengucapkan selamat, dengan harapan dapat terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur Kota Jambi yang berkelanjutan serta mampu memberikan daya ungkit terhadap aktivitas perekonomian di Kota Jambi.
Sementara itu, Ketua IAI Jambi Selamat menyebut, pameran ini dilakukan untuk terus mendorong profesionalisme arsitek dan memperkuat jejaring dengan pelaku industri serta mengenalkan inovasi dan perkembangan terbaru di dunia material bangunan.
“Kemajuan arsitektur memang tidak bisa dipisahkan dari kemajuan teknologi, melalui kegiatan ini kami berharap dapat menciptakan ruang dialog antara arsitek, produsen material, jasa kontruksi dan akademisi serta masyarakat luas,” singkatnya.
Pembukaan Pameran Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jambi ditutup dengan pemberian cinderamata oleh ketua IAI Jambi kepada Wali Kota Maulana yang dilanjutkan dengan peninjauan stand-stand pameran milik para mitra IAI.
Turut hadir pada kesempatan itu, Ketua Umum Pengurus Nasional IAI diwakili oleh Pengurus Nasional Region I Teuku Ivan, Kepala Dinas PUPR Kota Jambi Momon Sukmana Fitra, para Akademisi Arsitektur, Stakeholder terkait, serta tamu undangan lainnya.






