Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi kinerja para Lurah yang telah aktif dalam mengkampanyekan pentingnya setetes darah terhadap kehidupan.
“Oleh karena itu, kami Pemerintah Kota juga telah memasukan kegiatan ini dalam indikator kesuksesan untuk para Lurah dan Camat,” tuturnya.
Dikesempatan itu, Maulana juga mendorong peran anak-anak muda untuk dapat berpartisipasi terhadap kegiatan donor darah.
“Karena di usia yang masih muda tentunya masih fit, terutama terhadap penyakit yang diyakini belum ada tabungan seperti gula, kolestrol tinggi, ginjal dan jantung,” ujarnya.
Kepada layanan fasilitas kesehatan, Ia juga mengingatkan, agar dapat bekerjasama dengan baik dalam menjalankan tugas kemanusian, terutama terkait dengan ketersediaan darah.
“Administrasi emang penting, namun jika sudah berkaitan dengan nyawa manusia hal itu bisa menyusul, karena siapapun itu harus dibantu,” pungkas Maulana.
Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris turut menyampaikan apresianya terhadap keaktifan Lurah dalam mendorong hadirnya Kampung Donor Darah diwilayah tempat bertugas.
“Karena saat ini kita sangat membutuhkan pemimpin-pemimpin wilayah yang aktif dan agresif dalam mendukung kinerja pemerintah, sehingga program-program dapat berjalan secara baik,” ujar Gubernur.
Dia juga menyoroti banyaknya permasalahan kemanusiaan saat ini yang berbenturan dengan aturan-aturan.
“Terkadang kita merujuk pada aturan yang telah dilakukan MoU, sementara kalau berbicara kemanusiaan harus cepat diatasi. Oleh karena itu, kita Pemerintah yang wajib memberikan hak dasar terhadap masyarakat, akan terus mengevaluasi kebijakan-kebijakan, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan yang diberikan tanpa harus berbenturan dengan aturan,” ucap Al Haris.






