JAKARTA,CERITAJAMBI.COM – Setelah melakukan perjalanan jauh selama liburan, perawatan mobil menjadi sangat penting untuk memastikan kendaraan tetap dalam kondisi prima.
Merawat mobil bukan hanya untuk mencegah kerusakan, tetapi juga menjaga efisiensi bahan bakar serta menjaga biaya operasional tetap rendah. Dengan perawatan rutin, mobil dapat terus berfungsi dengan baik dalam kegiatan sehari-hari.
Asst. to Service Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS), Hariadi, menegaskan bahwa penting bagi pemilik kendaraan untuk memperhatikan jadwal perawatan rutin. “Perawatan rutin tidak hanya menjaga mesin tetap prima, tetapi juga meningkatkan efisiensi bahan bakar, menjaga keselamatan berkendara, dan memperpanjang umur kendaraan. Ini tentu menghemat biaya jangka panjang,” kata Hariadi.
Berikut ini adalah lima komponen penting yang perlu diperiksa untuk menjaga mobil tetap optimal seusai liburan:
1. Oli Mesin dan Filter Oli
Oli mesin berfungsi sebagai pelumas utama bagi komponen mesin yang bergerak, mengurangi gesekan, mencegah keausan, dan menjaga suhu mesin agar stabil. Penggantian oli secara rutin, yaitu setiap 10.000 kilometer atau enam bulan, sangat penting untuk menjaga kinerja mesin. Filter oli juga harus diperiksa dan diganti bersamaan untuk memastikan aliran oli tetap lancar.
2. Busi
Busi memainkan peran vital dalam proses pembakaran mesin. Busi yang kotor dapat menyebabkan pembakaran tidak sempurna, sehingga menurunkan performa mesin dan meningkatkan konsumsi bahan bakar. Idealnya, busi diperiksa dan diganti setelah kendaraan menempuh 20.000 kilometer. Setelah penggantian pertama, ganti busi setiap kelipatan 20.000 kilometer untuk menjaga efisiensi pembakaran dan kinerja mesin optimal.
3. Radiator Coolant
Cairan pendingin atau coolant bertugas mencegah mesin dari panas berlebih dengan menjaga suhu mesin tetap stabil. Cairan ini menyerap panas dari mesin dan mengalihkannya ke radiator. Jika kualitas coolant menurun atau habis, mesin berisiko cepat panas, yang dapat menyebabkan kerusakan. Coolant sebaiknya diperiksa setiap tiga bulan dan diganti setiap 40.000 kilometer atau dua tahun sekali. Jika sering berkendara dalam kondisi panas atau di jalan padat, pemeriksaan dan penggantian coolant sebaiknya dilakukan lebih sering.
4. Filter Udara
Filter udara yang bersih membantu menjaga kinerja mesin dengan memastikan aliran udara ke mesin tidak terganggu. Filter udara yang kotor dapat menghambat aliran udara, mengurangi efisiensi pembakaran, dan meningkatkan konsumsi bahan bakar. Penggantian filter udara setiap 20.000 kilometer sangat dianjurkan, terutama jika kendaraan sering digunakan di area dengan polusi tinggi atau debu. Dalam kondisi normal, penggantian filter udara dilakukan setiap 40.000 kilometer.
5. Cairan Rem
Keselamatan berkendara bergantung pada sistem pengereman yang baik, termasuk kualitas dan volume cairan rem. Cairan rem yang tercemar atau tidak diganti dalam waktu lama dapat menurunkan kinerja pengereman.
Pemeriksaan cairan rem disarankan dilakukan setiap tiga bulan, sementara penggantian atau pengurasan cairan rem sebaiknya dilakukan setiap 40.000 kilometer atau dua tahun sekali, atau lebih sering jika berkendara di medan berat seperti perbukitan atau medan gravel.
Dengan melakukan pemeriksaan dan perawatan rutin terhadap komponen-komponen penting ini, mobil akan selalu siap menghadapi aktivitas harian, tetap efisien, dan aman untuk dikendarai. (*)






