JAMBI, CERITAJAMBI.COM – Tim pendukung Romi-Sudirman mengajukan protes terkait Alat Peraga Kampanye (APK) mereka yang mendadak diganti.
APK yang berlokasi di Kota Sungai Penuh ini sebenarnya merupakan fasilitas dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi.
APK tersebut terletak di sekitar bundaran Lapangan Merdeka, tepatnya di jalan R.E Martadinata, pasar Kota Sungai Penuh.
Pada Kamis pagi 31 Oktober 2024, APK yang menampilkan Romi-Sudirman mendadak diganti dengan APK pasangan petahana, Al Haris-Abdullah Sani.
Padahal, dalam kesepakatan rapat dengan Liaison Officer (LO) kedua pasangan calon, lokasi APK pasangan Al Haris-Abdullah Sani seharusnya berada di tempat lain.
Titik pemasangan APK pasangan Haris-Sani yang disepakati adalah di Jalan Muradi, Sungai Liuk, Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh. Lokasi ini berada di jalan utama Kota Sungai menuju Kayu Aro, berbatasan dengan Kabupaten Kerinci.
Jefri Hendrik, Direktur Media Center Romi Hariyanto-Sudirman, membenarkan kejadian tersebut. Dia mengaku menerima laporan dari tim di Sungai Penuh.
“Iya, teman-teman di Sungai Penuh melaporkan demikian. Kami tidak tahu siapa yang mengganti dan alasan di balik pergantian ini,” ujarnya.
Jefri menyayangkan penggantian tersebut, terutama karena APK ini merupakan alat peraga yang difasilitasi KPU Provinsi Jambi. Jefri pun meminta agar KPU memberikan penjelasan terkait pergantian APK ini.
“Kami meminta klarifikasi dari KPU. Jika memang ada kesalahan, sebaiknya kita perbaiki,” katanya.
Di sisi lain, Komisioner KPU Provinsi Jambi, Edison, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan LO pasangan Romi-Sudirman. Menurutnya, lokasi tersebut memang milik pasangan nomor urut 1.
“LO dari pasangan Romi-Sudirman menghubungi kami terkait pergantian APK yang kami fasilitasi,” ujarnya.
Menanggapi protes ini, Edison mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan penyedia atau pemilik papan billboard. Mereka menyatakan telah memasang sesuai kesepakatan rapat bersama.
“Kami sudah konfirmasi dengan pihak penyedia. Mereka mengaku sudah memasang sesuai ketentuan,” jelasnya.
Edison menambahkan bahwa pihaknya sedang memproses laporan ini. Berdasarkan informasi yang ada, APK Romi-Sudirman tidak dirusak, melainkan hanya ditempeli dengan gambar pasangan Haris-Sani.
“Kami sudah menindaklanjuti, informasi yang kami terima adalah APK itu hanya ditempeli,” katanya.
Mengenai siapa yang melakukan pergantian ini, Edison, yang merupakan mantan komisioner KPU Muaro Jambi, mengaku tidak tahu pasti. Namun, pihaknya telah meminta kepada penyedia agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami sudah tegaskan agar peristiwa seperti ini tidak terjadi lagi,” tegasnya.






