DAERAH  

Udara Jambi Mulai Membaik, Pemkot Tetap Sebar 25 Ribu Masker ke Warga

Pemkot Jambi bagikan puluhan ribu masker untuk masyarakat.

JAMBI,CERITAJAMBI.COM — Kualitas udara di Kota Jambi mulai membaik setelah sebelumnya masuk kategori Tidak Sehat. Meski begitu, Pemerintah Kota Jambi tetap meminta masyarakat waspada karena perubahan kualitas udara dapat terjadi dengan cepat.
Berdasarkan pemantauan Stasiun Jambi Paal Lima, ISPU pada Rabu (26/8/2026) pukul 19.00 WIB berada di angka 120 dengan parameter kritis PM2.5. Kondisi tersebut masuk kategori Tidak Sehat.

Sehari berikutnya, Kamis (27/8/2026) pukul 16.00 WIB, angka ISPU turun menjadi 96 atau masuk kategori Sedang. Konsentrasi PM10 juga mengalami penurunan dari 64 menjadi 53.

Perubahan turut terlihat pada kondisi cuaca. Suhu yang sebelumnya mencapai 31 derajat Celsius turun menjadi 28 derajat Celsius, sedangkan tingkat kelembaban meningkat dari 62,64 persen menjadi 78,88 persen.

Meski indikator kualitas udara menunjukkan perbaikan, Pemkot Jambi tidak menghentikan langkah pencegahan. Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Aljosha Hazrin, Sekretaris Daerah Kota Jambi A Ridwan dan jajaran turun langsung membagikan masker kepada masyarakat di kawasan Tugu Keris Siginjai, Kamis (27/8/2026).

BACA JUGA :  Kasus Pengeroyokan, Penasehat Hukum Terdakwa Beberkan Kejanggalan

Maulana mengatakan perbaikan kualitas udara merupakan perkembangan positif, tetapi kondisi tersebut tidak boleh membuat masyarakat lengah.

“Memang hari ini kondisi udara sudah mulai membaik, tetapi kita tidak boleh lengah. Kualitas udara ini bisa berubah dengan cepat,” ujar Maulana.

Ia mengimbau warga yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan, terutama pengendara sepeda motor, untuk menggunakan masker. Masyarakat juga diminta mengecek kondisi kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.

“Kita terus pantau. Kalau kualitas udara membaik, tentu kita berharap aktivitas masyarakat bisa kembali normal. Tetapi kalau sewaktu-waktu naik lagi, kita harus sudah siap,” tegasnya.

Kepala BPBD Kota Jambi Doni Sumatriadi mengatakan, Pemkot Jambi menggerakkan pembagian 25.000 masker kepada masyarakat. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perlindungan warga menghadapi potensi kabut asap akibat kondisi karhutla.

BACA JUGA :  Kunjungi SLB Harapan Mulya, Wawako Diza Pastikan Ruang Kesetaraan untuk Semua Anak

Selain dibagikan kepada masyarakat, sekitar 600 masker juga disiapkan bagi tenaga kesehatan dan pasien di sejumlah puskesmas. Penyediaan masker tersebut ditujukan untuk memberikan perlindungan tambahan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Pemkot Jambi juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok yang lebih rentan terhadap dampak buruk pencemaran udara, seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.

“Bagi masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan, anak-anak, lansia, dan kelompok sensitif lainnya, tentu harus lebih kita lindungi,” katanya.

Masyarakat diminta terus memantau perkembangan kualitas udara melalui ISPU.Net. Informasi tersebut dapat menjadi pertimbangan warga dalam menentukan aktivitas, terutama kegiatan di luar ruangan.

Meski ISPU telah turun ke angka 96 dan masuk kategori Sedang, pemerintah tetap mengantisipasi kemungkinan kualitas udara kembali memburuk. Kondisi tersebut dapat dipengaruhi oleh perkembangan kabut asap dan aktivitas kebakaran hutan dan lahan.

BACA JUGA :  Kapolda Jambi Pimpin Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi Ciptakan Kota Jambi Aman dan Kondusif

Maulana kembali mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu kualitas udara memburuk untuk mulai melakukan perlindungan diri.

“Cek ISPU sebelum beraktivitas, gunakan masker jika harus keluar dan kurangi aktivitas di luar apabila kualitas udara kembali memburuk,” ujarnya.

Pemkot Jambi memastikan pemantauan kualitas udara akan terus dilakukan. Pembagian 25.000 masker kepada masyarakat dan sekitar 600 masker di puskesmas menjadi bagian dari langkah antisipasi pemerintah menghadapi kondisi udara yang masih berpotensi berubah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *