DAERAH  

Usai Pengungkapan 2 Kg Sabu, Ketua DPRD Minta Pengawasan Bandara Diperkuat

CERITAJAMBI.COM – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mengapresiasi keberhasilan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi menggagalkan upaya penyelundupan sekitar 2 kilogram sabu di Bandara Sultan Thaha Jambi. Ia menilai pengungkapan tersebut menjadi bukti nyata keseriusan aparat dalam memerangi peredaran gelap narkotika di Provinsi Jambi.

Kemas Faried menyampaikan penghargaan kepada Kepala BNNP Jambi Brigjen Pol. Asep Saepudin beserta seluruh jajaran yang berhasil mengamankan terduga pelaku.

“Keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen dan keseriusan aparat dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di Provinsi Jambi,” ujarnya, Senin (21/7/2026).

Ia menegaskan seluruh proses penyidikan sepenuhnya diserahkan kepada BNN bersama aparat penegak hukum agar jaringan di balik peredaran narkotika tersebut dapat diungkap secara menyeluruh sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

BACA JUGA :  Dewan Tegaskan Minta Pelayanan Publik Tetap Optimal saat WFH

Menurut Kemas, peristiwa tersebut harus menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan di sektor penerbangan untuk semakin memperketat sistem pengawasan di Bandara Sultan Thaha.

Ia meminta manajemen Angkasa Pura bersama seluruh unsur pengamanan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan, mulai dari penambahan personel sesuai kebutuhan, memperketat pemeriksaan barang bawaan penumpang, mengoptimalkan teknologi deteksi, hingga memperkuat koordinasi dengan BNN, Kepolisian, Bea Cukai, dan instansi terkait.

“Keamanan bandara bukan hanya tanggung jawab petugas pemeriksaan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh ekosistem penerbangan. Evaluasi berkala, penambahan personel sesuai kebutuhan, peningkatan koordinasi antarinstansi, serta penguatan intelijen di kawasan bandara harus menjadi prioritas agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

BACA JUGA :  Kemas Faried: Jalan Rusak di Lorong Gotong Royong Segera Diaspal

Kemas juga mengingatkan agar Jambi tidak mendapat stigma sebagai jalur maupun pintu masuk peredaran gelap narkotika melalui transportasi udara.

“Kita tidak ingin Provinsi Jambi mendapat stigma sebagai jalur maupun pintu masuk peredaran gelap narkotika melalui transportasi udara. Nama baik Jambi harus kita jaga bersama. Justru kita harus menunjukkan bahwa Jambi memiliki sistem pengawasan yang kuat dan aparat yang sigap dalam menggagalkan setiap upaya penyelundupan narkotika,” katanya.

Ia menegaskan DPRD Kota Jambi mendukung penuh langkah BNN, Kepolisian, Bea Cukai, Angkasa Pura, dan seluruh aparat penegak hukum dalam memberantas narkotika tanpa pandang bulu.

Selain itu, Kemas mengajak masyarakat ikut berperan aktif dengan meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan kepada aparat apabila mengetahui aktivitas yang mencurigakan.

BACA JUGA :  Tinjau Titik Kritis Banjir, Wali Kota Maulana Pastikan Penanganan Banjir Sesuai Rencana

“Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan sinergi seluruh elemen bangsa, kita berharap Jambi tetap menjadi daerah yang aman, bersih dari narkoba, serta mampu melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *